4 Cara Meningkatkan Semangat Kebangsaaan dan 3 Unsur Wawasan Nusantara Untuk Meningkatkan Usaha Bela Negara

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi semangat kekeluargaan, selalu mengedepankan musyawarah dalam mengambil suatu keputusan, dan memiliki kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, sikap-sikap seperti ramah tamah, suka menolong, gotong royong, tenggang rasa, dan toleransi merupakan hal yang selalu dipertahankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Untuk dapat menumbuhkan semangat-semangat tersebut yang pada gilirannya akan meningkatkan semangat kebangsaan, perlu ditanamkan hal-hal berikut.
  1. Pembekalan mental spiritual di kalangan masyarakat agar dapat menangkal pengaruh-pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan bangsa Indonesia.
  2. Upaya peningkatan perasaan cinta tanah air (patriotisme) melalui pemahaman dan penghayatan (bukan sekadar penghafalan) sejarah perjuangan bangsa.
  3. Pengawasan yang ketat terhadap eksploitasi sumber daya alam nasional dan terciptanya suatu pemerintahan yang bersih dan berwibawa (legitimate), bebas KKN, dan konsisten melaksanakan peraturan atau undang-undang).
  4. Kegiatan-kegiatan lain yang bersifat kecintaan terhadap tanah air yang mempertahankan semangat juang untuk membela negara, bangsa, dan tanah air serta mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai landasan berbangsa dan bernegara.


4 Cara Meningkatkan Semangat Kebangsaaan dan 3 Unsur Wawasan Nusantara Untuk Meningkatkan Usaha Bela Negara

Selain itu, negara Indonesia merupakan negara kesatuan dari kumpulan gugusan pulau-pulau besar dan kecil (Nusantara) yang membentang, dengan potensi sumber daya yang kaya dan melimpah. Untuk mengelola sumber daya tersebut demi tercapainya pembangunan nasional yang akan menyejahterakan rakyat, bangsa Indonesia harus memiliki cara pandang nasional yang sama. Hal ini diperlukan agar pembangunan yang telah direncanakan berjalan sesuai dengan tujuannya. Untuk menghindari rusaknya sendi-sendi pembangunan akibat para pelaku pembangunan yang tidak memiliki wawasan yang sama, ditetapkanlah Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan ideologi nasional yang dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan bermanfaat, serta menjiwai tata hidup dan tindak kebijakan dalam mencapai tujuan nasional.
Wawasan Nusantara secara konsepsi terdiri atas tiga unsur dasar di antaranya sebagai berikut.
1. Wadah (Contur)
    Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara mencakup seluruh wilayah Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dan penduduk dengan keragaman budayanya. Negara Kesatuan Republik Indonesia harus memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud suprastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai lembaga dalam wujud infrastruktur politik.
2. Isi (Content)
    Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945. Isi menyangkut dua hal yang esensial sebagai berikut.
  • Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional.
  • Persatuan dan kesatuan dalam kebhinnekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional.

3. Tata Laku (Conduct)
    Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah dan isi yang terdiri atas tata laku batiniah dan lahiriah.
Dengan memerhatikan arti Wawasan Nusantara tersebut, secara geografis dapat disimpulkan, Kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang utuh dengan melihat kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Hal ini tentu akan menciptakan kemungkinan yang lebih besar terhadap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa. Pada akhirnya akan menumbuhkan sikap bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia.
    Sikap bangga terhadap bangsa dan negara ini, di antaranya cinta tanah air dan bangsa, menjunjung tinggi serta selalu menjalin semangat persatuan dan kesatuan bangsa, menempatkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan, senantiasa dan cinta menggunakan produk hasil produksi dalam negeri, serta senantiasa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam situasi resmi maupun dalam percakapan sehari-hari.

Baca juga:

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Cara Meningkatkan Semangat Kebangsaaan dan 3 Unsur Wawasan Nusantara Untuk Meningkatkan Usaha Bela Negara"

Posting Komentar